Senin, 07 Mei 2018

12 Cara Memulai Bisnis Makanan Online Dan Offline

12 Cara Memulai Bisnis Makanan Online dan Offline


Bisnis makanan merupakan peluang usaha yang tidak pernah surut. Bisnis yang satu yang ini masih memiliki peluang usaha franchise terbuka lebar. Anda mungkin akan menahan keinginan saat akan berbelanja pakaian atau kebutuhan sekunder lainnya. Namun, beda hal nya jika anda merasa lapar, anda tidak akan mungkin menahan lapar dengan tidak merogoh kantong. Pastinya anda akan sesegera mungkin berlari atau mencari warung makanan yang buka, untuk sekedar mengganjal perut.

Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Tanpa makan manusia tidak akan dapat melakukan aktivitas dalam kesehariannya. Makanan yang dikonsumsi akan menghasilkan kalori yang akan digunakan untuk berkegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, memulai mencoba untuk bisnis makanan merupakan salah satu peluang yang patut dimanfaatkan. Apalagi di era yang seperto sekarang ini, orang orang lebih banyak memilih menyantap makanan diluar rumah ketimbang memasak. Selain karena memasak sedikit merepotkan, tentunya dengan membeli makanan kita tidak perlu menunggu lama-lama agar makanan matang.
Bagi anda pemula, yang tertarik pada bisnis ini, ada baiknya untuk menerapkan cara memulai bisnis makanan seperti dibawah ini. Agar nantinya anda tidak terjebak pada bisnis makanan yang sedang trend saja.
1. Persiapkan Modal Usaha
Modal merupakan hal yang paling pokok yang harus dipersiapkan dalam memulai bisnis makanan. Jika anda memiliki modal yang terbatas lebih baik mulai usaha dalam skala kecil dulu. Namun, jika anda memutuskan untuk meminjam pada koperasi atau bank, tetapkan dulu jumlah besaran yang akan dipinjam agar nanti tidak terjadi kelebihan dana yang terlalu besar atau malah dana pinjaman yang diperoleh masih kurang dari modal yang diperlukan.
Jika modal yang anda miliki sendiri yamg digunakan, tentunya anda tidak perlu memikirkan untuk menyisihkan membayah hutang modal. Namun, jika anda telah memutuskan untuk memperoleh modal dari dana pinjaman, aturlah pengeluaran dan pemasukan dalam catatan yang tersusun rapih. Serta jangan lupa untuk selalu menyisihkan uang untuk digunakan sebagai pengembalian modal.  Selain meminjam pada koperasi atau bank, anda dapat mendapatkan modal dengan mencari rekanan yang akan diajak untuk membuka bisnis makanan. Jika anda memilih untuk patungan, tentukan pembagian keuntungan yang adil serta buat perjanjian tertulis agar nantinya tidak timbul sengketa.
2. Pilih Lokasi yang Strategis untuk Usaha Bisnis Makanan Anda
Dalam usaha ini, lokasi yang strategis merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan kesuksesan. Oleh karena itu, pilih lokasi dengan lalu lalang orang. Anda dapat menyewa ruko yang dekat dengan pusat pusat keramaian seperti pasar, rumah sakit, sekolah, kampus atau pusat perkantoran. Dengan demikian peluang dagangan anda terjual akan lebih besar.
3. Tentukan Menu Andalan dari Usaha Makanan Anda
Salah satu yang menjadi poin penjualan dari usaha makanan adalah jenis menu yang disajikan. Semakin enak tentunya akan semakin banyak pembeli yang berkunjung. Selain rasa yang enak penikmat makanan juga menyukai makanan yang memiliki keunikan tersendiri. Beberapa makanan hits seperti ceker mercon, seblak , atau kue cubit tenti memiliki ciri khas rasa dan penyajian yang unik. Sangat disarankan untuk melakukan survei lapangan sebelum memulai membuka usaha.

4. Memilih Suplier Sebagai Pemasok Bahan Baku
Dalam industri penjualan makanan salah satu elemen penting adalah kualitas bahan baku yang akan digunakan untuk membuat makanan tersebut. Bahan baku dengan kualitas baikndan segar tentunya akan menghasilkan masakan yang enak. Pilih suplier bahan baku yang memberikan harga yang relatif murah namun dengan kualitas bahan yang baik. Serta jalin kerjasama yang intens dengan suplier agar anda memperoleh prioritas untuk mendapatkan barang yang sedang langka dipasaran. Disarankan untuk memilih lebih dari satu suplier agar lebih memudahkan dalam memperoleh semua jenis bahan baku yang diperlukan.
5. Mulai Rekrut Karyawan Dengan SDM yang Memadai
Akan snagat kerepotan jika anda harus memasak dan melayani pembeli dalah waktu yang bersamaan. Apalagi jika pembeli sedang ramai ramainya. Untuk memudahkan dalam hal pelayanan tentu anda harus mulai merekrut karyawan. Jumlah karyawan yang direkrut tergantung pada jenis usaha makanan yang anda buka. Untuk usah resto atau cafe tentu membutuhkan lebih banyak karyawan, sedang untuk usaha makanan gerobak anda hanya perlu 1-2 karyawan saja. Anda bisa mengajak saudara atau orang lain yang tentunya sudah berpengalaman dalam industri ini.
6. Menentukan Target Pemasaran / Target Penjualan
Salah satu kunci sukses dari usaha ini adalah kesesuai antara jenis makanan dan target pemasaran. Harga makanan yang anda jual dibandrol dengan harga murah namun tidak sesuai dengan selera kebanyakan orang. Tentunya akan membuat makanan menjadi tidak laku. Rugi bukan? Oleh karena itu sesuikan antara harga dan selera pembeli sehingga target pemasaran akan tercapai.itulah cara memulai usaha franchise anda.jadi sudah siapkah anda ?

10 tips mendirikan bisnis kuliner secara online

10 Tips Mendirikan Bisnis Kuliner Secara Online

 
  
menurut peluang usaha Berjualan secara online tidak akan ada batasnya, mulai dari produk fashion, peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, kendaraan, hingga makanan. Saat ini produk jenis makanan atau usaha kuliner juga bisa menggunakan toko online, bahkan itu sangat disarankan. Karena market pasar dari bisnis kuliner sangat tidak terbatas. Terlihat susah memang, karena biasanya konsumen bisa menyentuh dan merasakan makanan tersebut secara langsung. Ketika Anda memilih bisnis online di bidang kuliner, maka itu tidak akan bisa terjadi. Lalu apa saja yang bisa dilakukan ketika Anda ingin membuka bisnis kuliner secara online? Nah, berikut ini adalah 10 tips yang bisa Anda gunakan untuk mendirikan bisnis kuliner secara online:

1. Tentukan merek produk Anda

Sebelum memulai untuk mendirikan peluang usaha franchise makana atau kuliner, ingat satu hal ini yaitu merek. Anda harus membuat sebuah merek yang menggambarkan diri Anda dan bisnis makanan Anda ini. Buatlah merek seunik mungkin yang akan benar – benar diingat dengan mudah oleh konsumen Anda. Berikan juga logo yang menarik untuk website Anda. Logo yang nantinya akan menggambarkan bisnis kuliner Anda.

2. Gunakan website untuk berjualan online

Biasanya mereka yang baru memulai membuka bisnis online akan mulai menjual produk mereka di sosial media atau blog pribadi mereka. Itu bukanlah hal yang salah dilakukan saat ini, karena perkembangan sosial media di masyarakat memang sudah sangat besar. Namun lebih baik Anda menggunakan sebuah website pribadi yang nantinya akan Anda isi dengan produk makanan yang Anda jual. Dengan begitu konsumen Anda akan merasa mudah dan lebih dekat dengan bisnis Anda. Anda bisa mendesain website tersebut sesuai dengan keinginan Anda dan tentu saja yang berhubungan dengan bisnis kuliner Anda itu. Setelah Anda memiliki merek yang mencerminkan bisnis Anda, segeralah membuat sebuah domain yang juga menggunakan merek Anda tersebut. Disaat Anda sudah memiliki itu, bisa dikatakan Anda sudah siap untuk berjualan secara online, terlebih menjual makanan.

3. Beri kesan pertama yang menarik

Bukan hanya untuk bisnis kuliner yang perlu melakukan hal ini, semua bisnis online seharusnya memang memberikan kesan menarik untuk pertama kalinya. Salah satu caranya yaitu melalui foto atau gambar produk makanan yang ditawarkan. Pasanglah foto atau gambar makanan yang Anda jual semenarik mungkin pada website atau blog toko online Anda. Anda bisa juga memberikan foto kegiatan produksi yang ada di toko Anda. Usahakan Anda menggunakan resolusi gambar yang tinggi untuk produk makanan Anda. Jika memang dibutuhkan, Anda bisa menyewa jasa fotografer khusus makanan untuk lebih mengoptimalkan foto atau gambar makanan yang Anda tawarkan.

4. Tentukan menu andalan Anda

Dari sekian banyak jenis makanan yang Anda tawarkan dalam toko online Anda, tentu ada satu atau beberapa yang menjadi andalan bisnis Anda. Anda bisa menunjukkan hal itu kepada konsumen Anda. Bagaimana caranya? Anda bisa membuat sebuah menu di dalam website Anda yang berisikan tentang menu andalan Anda tersebut. Berikan juga testimonial dari beberapa konsumen Anda yang sudah pernah mencoba menu andalan tersebut. Hal ini tentu akan menjadi perhatian bagi konsumen Anda yang ingin membeli produk Anda.

5. Jelaskan deskripsi makanan yang Anda jual

Konsumen Anda tentu tidak akan bisa mencicipi atau merasakan bagaimana makanan Anda, karena Anda menjualnya secara online. Nah, salah satu cara untuk bisa menciptakan imajinasi tentang produk Anda kepada konsumen adalah melalui deskripsi produk yang Anda cantumkan. Anda bisa menuliskan deskripsi secara umum produk Anda, apa saja keunggulannya bila memang ada. Anda juga bisa mencantumkan bahan apa saja yang ada didalam makanan tersebut. Jika memang dirasa resep merupakan hal yang tidak seharusnya Anda bagikan, maka tidak perlu Anda tuliskan didalam deskripsi produk Anda. Tulislah deskripsi produk semenarik mungkin. Ciptakan emosi konsumen Anda, sehingga mereka ingin memberi produk Anda.

6. Manfaatkan juga sosial media

Sosial media memegang peranan penting dalam proses promosi dan penjualan suatu produk, terlebih untuk toko online. Begitu juga dengan bisnis dibidang makanan. Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk menjual produk, selain website atau blog yang Anda gunakan sebelumnya. Gunakan foto dan deskripsi produk yang menarik. Jika di sosial media kita tidak bisa memberikan penjelasan atau deskripsi produk yang panjang, karena kapasitas penggunaan kata yang terbatas. Untuk foto makanan yang sudah Anda upload, Anda bisa memberikan tagging kepada teman di sosial media Anda. Usahakan untuk setiap foto, tagging diberikan ke orang yang berbeda – beda.

7. Jaga kepercayaan konsumen Anda

Meskipun konsumen Anda tidak bisa mencicipi makanan Anda langsung, Anda harus tetap mengutamakan kualitas rasa yang ada. Jangan biarkan konsumen Anda kecewa karena mereka mendapatkan kualitas rasa yang buruk dan tidak sesuai dengan penjelasan Anda.

8. Segera layani konsumen Anda

Seperti halnya konsumen offline, konsumen online ingin mendapatkan pelayanan yang terbaik dari Anda. Berikan mereka pelayanan yang cepat ketika mereka memesan ataupun hanya sekedar bertanya. Ini akan membuat konsumen Anda percaya jika Anda benar – benar menjual produk yang berkualitas dan tidak main – main. Juga jangan abaikan ketika konsumen Anda memberikan kritik dan saran kepada toko online Anda.

9. Beri jaminan pengiriman barang

Sebelum Anda menentukan akan menggunakan jasa pengiriman yang seperti apa, maka tentukan terlebih dahulu produk makanan yang ingin Anda jual dan Anda kirimkan. Jika jenis makanan yang Anda jual merupakan jenis yang awet untuk beberapa hari atau bahkan minggu, Anda bisa menjualnya hingga keluar kota yang membutuhkan waktu beberapa hari. Namun ketika makanan tersebut seperti cake, tart atau segala macam makanan yang sifatnya harus segera dikonsumsi, maka Anda bisa memberikan jasa pengiriman untuk dalam kota saja. Dan Anda juga bisa memberikan jaminan sampainya pesanan konsumen Anda. Jika dijalan pengiriman makanan tersebut mengalami suatu kecelakaan yang menyebabkan rusaknya komposisi makanan tersebut, Anda harus siap untuk menggantinya. Ini akan membuat konsumen mau memberikan kepercayaannya terhadap Anda.

10. Terus cari inovasi baru

Untuk bisnis makanan, Anda harus selalu mencari inovasi – inovasi baru yang bukan hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga strategi penjualan Anda. Anda bisa mulai dengan mencari referensi mengenai resep – resep masakan yang baru dan sedang digemari oleh masyarakat. Anda harus mampu membaca lingkungan di masyarakat dan mengetahui apa yang masyarakat inginkan. Jangan berhenti berinovasi terhadap apa yang Anda hasilkan dan Anda berikan kepada konsumen Anda.
Sudah siapkah Anda dengan usaha franchise yang ingin Anda dirikan? Jangan hanya berencana, segera lakukan dan selamat mencoba ;-)

Bisnis Kuliner: Tips Dan Strategi Memulai Manajemennya

Bisnis Kuliner: Tips Dan Strategi Memulai Usaha Beserta Manajemennya

Memulai usaha bisnis kuliner
Bisnis kuliner merupakan sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan dan menguntungkan meskipun harus memulainya dengan modal kecil namun memiliki ide serta strategi yang tepat.
Banyak orang merasa kesulitan untuk memulai bisnis ataupun usaha hanya dengan alasan keterbatasan modal.
Akan tetapi sesungguhnya peluang usaha franchise berperan uang sebagai modal usaha hanya berperan sekitar 10% untuk menjamin keberhasilan dari bisnis yang akan dijalankan.
Selebihnya adalah modal yang bukan berupa uang namun harus dimiliki oleh semua orang yang akan memulai usaha yaitu:
  • Pengalaman
Pengalaman adalah modal yang paling penting dari semua modal yang diperlukan dalam memulai usaha franchise. Ini bisa digunakan sebagai titik sentral didalam menentukan jenis usaha yang akan dijalani.
  • Pengetahuan
Dengan semakin banyaknya  pengalaman maka pengetahuan juga akan menyeimbanginya. Dengan pengetahuan diharapkan kita bisa menguasai pasar dengan baik.
  • Skill (Keahlian)
Bila mempunyai skill tertentu (dalam hal ini memasak) tentunya akan jauh lebih baik lagi untuk mendukung sebuah bisnis kuliner. Usaha yang dilandaskan oleh skill akan cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan usaha yang tidak dlandasi dengan keahlian.
  • Keberanian
Maksud dari keberanian disini adalah berani mengatasi rasa takut menanggung resiko yang akan datang.
  • Kreativitas dan Inovasi
Buat masakan-masakan yang beda dari rumah makan lainnya. Gunakan kreativitas untuk membuat resep-resep baru yang dapat menjadi ciri khas dari usaha makanan yang kita jalankan.
  • Semangat
Dukungan semangat dari rekan-rekan juga merupakan modal yang tidak  kalah bernilainya dari sekadar modal uang.

Faktor penting dan strategi memulai usaha bisnis kuliner

Modal dana serta kemampuan personal sudah dimiliki, selanjutnya adalah langkah penting yang perlu diterapkan untuk suksesnya sebuah bisnis kuliner dengan mempertimbangkan beberapa aspek berikut ini.

#1 Menentukan lokasi tempat usaha yang strategis

Ini poin yang teramat penting dan mendukung lebih dari 50% akan keberhasilan sebuah bisnis kuliner yang dipilih.
Menemukan tempat lokasi usaha yang strategis tidak begitu sulit dengan cara kita peka terhadap situasi serta perkembangan lingkungan sekitar.
Usaha makanan sebaiknya harus memilih tempat dimana lingkungannya adalah orang sibuk serta memiliki daya beli yang tinggi.
Contoh lokasi bisnis makanan yang paling ideal adalah seperti area kampus, perkantoran, terminal, dan area wisata.

#2 Membuat tempat usaha yang menarik dan nyaman

Lokasi strategis telah dimiliki selanjutnya adalah memikirkan tentang ketertarikan konsumen ketika melihat gerai, kedai, resto, ataupun warung makan yang sudah anda bangun.
Ciptakan nuansa yang unik sehingga mereka bisa tertaik ketika pertama kali melihatnya.
Jangan pernah mengabaikan kenyamanan pengunjung karena ini akan memberikan sensasi tersendiri sehingga mereka merasa ingin kembali mengunjungi tempat anda.
Membuat kondisi lingkungan usaha kuliner nyaman dan menarik meliputi beberapa hal diantaranya adalah:
  • Kebersihan adalah poin paling utama
  • Tidak terlalu sempit untuk duduk dan menikmati makanan
  • Sirkulasi udara yang bebas
  • Berikan sedikit hiburan, TV, Musik, WiFii dll.

#3 Utamakan cita rasa olahan yang disajikan

Rasa makanan adalah segalanya bagi konsumen sehingga mereka yang akan menilai kualitas dari sajian kuliner yang anda hidangkan.
Demi kelangsungan bisnis kuliner tetap berkembang maka beranilah untuk merekrut orang yang benar benar ahli dalam bidang ini khususnya memasak.
Konsumen yang penggila kuliner akan berani membayar lebih mahal dengan kualitas citarasa yang tinggi.
Mereka tidak akan pernah kecewa yang kemudian akan kembali dengan membawa konsumen lain untuk ikut merasakan hasil olahan di tempat anda.
Makanan enak tidak harus dibuat dengan bahan yang mahal, mempertimbangkan modal usaha yang kecil, maka membuat jenis masakan sederhana tetap dapat menjadi pilihan yang menjanjikan.

#4 Pemilihan nama tempat usaha kuliner yang unik

Menamai warung, resto ataupun kafe dengan kata dan istilah istilah yang unik akan membuat kesan pertama yang bisa membuat konsumen ingin mencobanya.
Meskipun sajian makanan yang disediakan adalah bukan makanan khas alias sudah umum, namun tidak ada salahnya jika di tambahkan dengan seruan yang lebih menggoda konsumen.

Strategi pemasaran paling jitu untuk usaha kuliner

Setelah semua itu sudah tertata rapi dalam suatu konsep yang matang, langkah berikutnya yang kita lakukan adalah memasarkan usaha kuliner yang telah kita rintis.
Banyak cara yang dapat dilakukan dalam memasarkan suatu usaha kepada konsumen, misalnya melaui iklan, brosur, dan spanduk atau dengan memasang papan nama dengan ukuran yang besar agar mudah dibaca dan harus tampak dengan jelas.

Contoh bentuk bisnis makanan yang menjanjikan dengan anggaran modal kecil

Beberapa contoh bentuk usaha kuliner berikut ini adalah yang bisa dimulai dengan dukungan modal yang kecil namun tetap berpeluang memberikan penghasilan dan keuntungan.

#1 Usaha katering kecil kecilan

Bisnis katering dengan keterbatasan modal bukan sesuatu yang sulit untuk dipilih dan bisa dijadikan salah satu bentuk usaha rumahan yang berpeluang mendatangkan penghasilan.
Untuk memulainya bisa dengan menawarkan pelayanan konsumsi untuk karyawan kantor dengan kapasitas kecil, atau ketika ada event dan acara acara terentu di lingkungan sekitar anda saja.
Seperti pada acara resepsi pernikahan, ulang tahun ataupun jamuan makan lainnya yang termasuk dalam skala kecil artinya maksimum untuk konsumsi antara 200 hingga 500 orang.

#2 Warung mie ayam dan bakso

Membidik peluang usaha dengan modal kecil berikutnya adalah membuka usaha kuliner yang sederhana seperti warung mie ayam atau bakso.
Menjual mie ayam memang sepintas tampak terlalu biasa namun jika anda mengetahui perhitungannya maka jangan heran kalau keuntungan jualan mie ayam bisa 2 kali lipat dari modal.
Coba simak selengkapnya tentang usaha mie keliling dengan modal kecil berpenghasilan besar.

#3 Warung kopi sederhana

Bisnis kuliner yang satu ini juga tidak bisa di anggap remah karena sudah banyak para pelaku usaha makanan yang sukses berawal dari membuka warung kopi sederhana.
Warung kopi memang identik dengan tempat nongkrong, jadi buatlah suasana kedai kopi yang nyaman dan membuat konsumen betah.
Sediakan menu menu ringan lainnya selain hanya jenis minuman termasuk hidangan jajanan dan tidak menutup kemungkinan bisa juga dikembangkan menyediakan makanan berat lainnya.

Mau punya bisnis kuliner sendiri?ikuti 8 cara berikut

Mau punya bisnis kuliner sendiri? Ikuti 8 cara berikut

Bisnis kuliner merupakan salah satu jenis peluang usaha yang tidak akan pernah mati dari waktu ke waktu. Alasannya sederhana, karena makan adalah kebutuhan primer dari semua orang. Jika akhir-akhir ini sektor bisnis lain seperti fashion dan ritel mengalami penurunan drastis, hal tersebut kemungkinan besar tidak akan terjadi terhadap peluang usaha franchise.
bisnis kuliner

Orang-orang mungkin dapat menahan nafsunya untuk berbelanja kebutuhan sekunder seperti berbelanja aksesoris. Akan tetapi, rasa lapar di perut tidak akan bisa ditahan. Tidak heran jika akhir-akhir ini sektor bisnis kuliner justru semakin banyak digeluti oleh orang-orang yang tertarik untuk berwirausaha. Buat kamu yang mungkin tertarik untuk merambah dunia bisnis kuliner, tetapi masih bingung harus memulai darimana, ini cara yang bisa membantu kamu untuk memulai bisnis kuliner.

Komitmen merupakan modal awal yang penting

bisnis kuliner

Sebuah kunci utama untuk menjalankan sebuah bisnis adalah komitmen. Bisnis apapun yang sedang maupun akan anda mulai membutuhkan sebuah komitmen yang kuat. Karena sebuah komitmen yang dimiliki oleh pebisnis adalah tantangan yang besar dalam sebuah usaha. Tidak menutup kemungkinan bagi anda yang menjalankan sebuah bisnis kuliner hanya untuk mengisi waktu luang atau sebagai pekerjaan sampingan. Walaupun bermodalkan usaha kecil-kecilan, bisnis kuliner anda harus tetap terorganisir dan terencana dengan baik. Anda tentunya tetap harus mempertimbangkan bagaimana pelayanan terbaik untuk konsumen anda dan timbal balik antara pengeluaran biaya produksi dengan pendapatan.

Konsep bisnis kuliner yang menarik

bisnis kuliner

Di dalam bisnis apapun, sebuah konsep menarik menajadi nilai tambah tersendiri dalam bisnis tersebut. Tidak terkecuali didalam bisnis kuliner. Justru di dalam bisnis kuliner konsep yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk membuka bisnis kuliner sebaiknya Anda memikirkan konsep semenarik mungkin dan usahakan konsep tersebut original yang berbeda dari bisnis kebanyakan. Konsep yang membuat seseorang penasaran dan bertanya-tanya produk apa yang dijual, apa keunikan dari produk tersebut dan pelayanan seperti apa yang ditawarkan. Dengan demikian Anda akan mudah menjaring konsumen.
Mungkin sudah tidak asing lagi konsep bisnis kuliner dengan nama yang “nyeleneh” atau konsep dekorasi yang tidak lazim. Tapi hal ini terbukti membuat konsumen penasaran dan memaksa konsumen untuk mencobanya. Masyarakat kita saat ini ingin mencoba sesuatu yang baru, mereka sudah bosan dengan kuliner yang biasa-biasa saja. Karena memiliki rasa masakan yang enak saja tidak cukup untuk membuat konsumen loyal.

Perhitungkan dana awal usaha dengan matang

bisnis kuliner

Ini merupakan salah satu poin krusial yang sering menjadi pengganjal bagi orang-orang yang ingin terjun ke dunia bisnis. Banyak para calon pebisnis yang mengeluh bahwa mereka kesulitan dalam mendapatkan uang untuk dijadikan modal awal usaha mereka. Akan tetapi, jika kamu dapat memperhitungkan sektor pengeluaran awal secara matang dan seefisien mungkin, hal ini dapat dihindari. Contohnya, ketika kamu sedang belanja perlengkapan penunjang bisnis kuliner, sebaiknya kamu tidak perlu memaksakan untuk membeli segala sesuatu yang sifatnya tidak mendesak.
Cara lain yang dapat kamu lakukan adalah memulai bisnis dari modal yang kamu miliki, kemudian secara berkala menyisihkan keuntungan yang kelak akan bisa digunakan untuk menjadi modal tambahan. Atau, kamu dapat melakukan jalan pintas untuk memulai bisnis kuliner kamu dengan meminjam modal ke koperasi atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

Mulailah bergerilya untuk mencari lokasi usaha yang strategis

bisnis kuliner

Lokasi bisnis yang strategis merupakan poin yang sangat krusial, terlebih bagi sebuah bisnis yang baru dimulai. Pastikan lokasi yang kamu pilih merupakan lokasi strategis yang gampang untuk diakses dan ramai. Selain itu, pertimbangkan pula peta persaingan bisnis di lokasi yang kamu pilih. Misalnya, jika kamu membuka sebuah bisnis kuliner yang sejenis dengan sebuah brand ternama di lokasi yang berdekatan, tentu kamu akan mengalami kesulitan untuk menarik konsumen. Para konsumen tersebut tentu akan cenderung untuk memilih brand yang sudah mereka kenal.

Inovasi, faktor pembeda kamu dengan pelaku usaha sejenis

bisnis kuliner

Yang membedakan para pebisnis kuliner dengan yang lainnya dalah sifat inovatif mereka. Sifat inovatif ini sendiri bisa melingkup dari hal tampilan, maupun bentuk, rasa, kreasi dari penyajian dan kreasi dari pembuatan. Kamu juga sebaiknya lebih inovatif dengan berbagai jenis kuliner yang ditawarkan dalam bisnis kuliner kamu.
Salah satu contoh inovasi yang sukses dalam bisnis kuliner adalah fenomena kue cubit yang sempat booming di masyarakat. Kue cubit yang merupakan salah satu makanan tradisional yang sudah ada semenjak dahulu tiba-tiba menjadi booming karena inovasi yang ditambahkan berupa penambahan varian rasa dan topping. Inovasi sederhana seperti ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan membuat kue cubit sempat digandrungi banyak orang.

Tentukan target pasar

bisnis kuliner

Jika kamu sudah memenuhi kelima poin di atas, sekarang saatnya kamu untuk menentukan target pasar dari produk yang akan kamu jual. Target pasar dalam bisnis kuliner memang bisa sangat luas. Akan tetapi jika kamu dapat menentukan target secara spesifik tentu akan mempermudah kamu untuk fokus dalam menggaet konsumen awal yang akan menjadi bahan promosi kamu. Misalnya, jika kamu membuka bisnis kuliner dengan target pasar mahasiswa, sebaiknya kamu fokus terhadap faktor pendukung bisnis yang dapat menggaet mahasiswa. Jika kamu berhasil menggaet target pasar ini, dengan sendirinya brand bisnis kuliner kamu semakin dikenal luas.

Mari menentukan strategi promosi yang tepat!

bisnis kuliner

Salah satu strategi promosi paling sederhana, tepat sasaran, dan terbukti ampuh dari waktu ke waktu adalah promosi dari mulut ke mulut. Tentu, kamu harus bisa mendatangkan “mulut-mulut” tersebut terlebih dahulu ke meja makan yang telah kamu sediakan agar mereka dapat mengenal produk baru yang kamu tawarkan. Jika mereka merasa puas dengan produk kamu, tentu mereka tidak akan sungkan-sungkan untuk datang kembali atau bahkan merekomendasikan produk kamu ke orang lain. Untuk menarik calon konsumen kamu dapat melakukan berbagai strategi promosi secara langsung di lapangan atau memanfaatkan platform daring seperti instagram dan line.

Jaga reputasi bisnis kuliner yang telah kamu bangun

bisnis kuliner

Jika kamu sudah berhasil menjalankan ketujuh poin di atas, poin ini adalah poin terakhir yang harus kamu jalankan. Ketika brand kamu sudah dikenal secara luas, salah satu tantangan paling berat adalah menjaga reputasi brand itu sendiri agar tetap baik di mata konsumen. Reputasi juga menjadi faktor penentu yang mempengaruhi bisnis kuliner kamu bertahan lama atau tidak, terlebih bisnis kuliner yang cenderung lebih rawan untuk diterpa issue sensitif. Kamu dapat menjaga reputasi bisnis dengan terus meningkatkan mutu produk dan layanan terhadap konsumen. Selain itu, kamu juga harus menetapkan sebuah kualifikasi yang sesuai dengan idealisme bisnis kamu dalam merekrut SDM yang akan kamu pekerjakan.

Jika menurut kamu kedelapan poin di atas realistis untuk dijalankan, tidak ada salahnya untuk mencoba terjun ke dunia usaha franchise, bukan?

5 cara sukses untuk memulai usaha kuliner di rumah bagi pemula

5 cara sukses untuk memulai usaha kuliner di rumah bagi pemula

Candra H
Tak dapat dipungkiri, peluang usaha kuliner merupakan bisnis yang cukup menjanjikan. Mengapa? Bisa anda bayangkan, anda masih mampu menahan keinginan untuk membeli baju, sepatu, tas, handphone, tapi anda tidak dapat menahan keinginan lapar karena makanan merupakan kebutuhan primer semua makhluk hidup.
Tanpa makan, semua makhluk hidup akan mati. Dengan adanya ungkapan tersebut, maka banyak pebisnis mulai membuka usaha berbasis kuliner. Mulai dari kuliner tradisional hingga kuliner mancanegara, misalnya kuliner oriental, kuliner barat, kuliner India, hingga perpaduan antara ketiga kuliner tersebut.
Saat sekarang, sudah tak jarang lagi banyak menjamur bisnis kuliner di Indonesia. Mulai dari kuliner yang berada di perkotaan metropolitan, hingga kuliner di pinggir jalan.
Pebisnis berupaya semaksimal mungkin untuk menarik pelanggan dengan beragam cara. Baik itu adanya fasilitas tambahan seperti WiFi, adanya bonus, hingga tambahan layanan berupa voucher atau kartu member.
Semua hal tersebut dilakukan sebagai media promosi dan menarik pelanggan untuk datang ke usaha kuliner mereka.

5 Cara memulai usaha kuliner dirumah anda

Apabila anda tertarik dengan peluang usaha franchise, maka terdapat beberapa cara bagi anda yang notabene adalah pemula dalam bidang kuliner. Kemungkinan sebagai pemula, anda bisa memulai usaha kuliner ini dari rumah. 5 cara tersebut antara lain sebagai berikut.

#Sasaran Pasar

Sasaran pasar. Yang dimaksud dengan sasaran pasar ini yakni sekiranya siapakah yang akan menjadi konsumen anda.
Apakah pekerja kantoran, mahasiswa, anak sekolah, ibu rumah tangga, pekerja proyek, dan lain sebagainya. dengan menentukan sasaran pasar, maka anda dapat menentukan jenis kuliner apa yang sekiranya cocok bagi konsumen anda.
Misalnya untuk pekerja kantoran maka kuliner yang cocok yakni makanan dnegan level sedang sampai tinggi contohnya yakni steak, spagetti, pizza, dan lain sebagainya. apabila sasaran anda adalah mahasiswa atau anak sekolah, maka makanan yang cocok yakni nasi beserta lauk pauk yang dibanderol dengan harga bersahabat bagi kantong mahasiswa atau anak sekolah.
Begitu pula dengan sasaran anda adalah ibu-ibu rumah tangga dan pekerja proyek atau konsumen lainnya

#Manajemen Dapur

.Manajemen dapur. Yang dimaksud manajemen dapur yakni rencanakan siapakah yang akan memasak bahan masakan anda. Apabila anda mumpuni dalam bidang memasak, kemungkinan anda dapat menghandle sendiri kegiatan memasak tersebut, namun apabila anda tidak pandai dalam kegiatan memasak, jangan segan untuk merekrut chef atau seseorang yang jago masak.
Hal ini digunakan untuk mempertahankan reputasi atau kualitas masakan yang anda sajikan kepada konsumen.

#Promosi yang efektif

Promosi. Dalam bisnis apapun, promosi merupakan kegiatan yang paling penting. Mengapa? Karena promosi merupakan ajang untuk “memberitahukan” kepada calon konsumen anda tentang bisnis kuliner yang sedang anda jalani. Dengan promosi yang bagus, maka bisnis kuliner anda akan semakin diminati oleh banyak konsumen.

#Pelayanan yang baik

Pelayanan. Pelayanan yang dimaksud yakni keramah-tamahan anda atau pegawai anda dalam menghadapi konsumen. Hal ini dilakukan untuk membuat konsumen merasa puas dengan pelayanan yang anda berikan sehingga mereka tidak kapok untuk datang lagi ke lokasi bisnis kuliner anda.
Selain itu, tambahkan inovasi terbaru pada usaha kuliner anda. Mengapa? Karena inovasi dibutuhkan untuk menarik pelanggan sehingga pelanggan tidak merasa jenuh dengan penampilan produk kuliner anda.

#Sarana dan Prasarana

Sarana prasarana. Hal ini juga sangat penting karena bisnis kuliner juga membutuhkan sarana prasarana yang mendukung berjalannya usaha kuliner anda.
Apabila anda berniat untuk membuka usaha kuliner di rumah, maka pastikan lokasi yang anda pilih adalah nyaman bagi konsumen.
Namun apabila anda memilih untuk membuka jenis usaha kuliner catering, maka pilihlah lokasi rumah yang luas sehingga anda dan pegawai anda dapat dengan leluasa untuk mempersiapkan pesanan catering konsumen.
Penjelasan diatas merupakan beberapa cara sukses bagi anda yang berminat untuk menjadi pebisnis kuliner di rumah.
Bukan hanya cara diatas saja yang menentukan keberhasilan bisnis anda, melainkan niat kuat anda dalam memulai bisnis usaha franchise. Berikut adalah 5 cara sukses untuk memulai usaha kuliner di rumah bagi pemula, sekali lagi semua usaha atau bisnis itu butuh kesabaran karena semakin majunya zaman, maka pesaing bisnis akan semakin banyak dengan inovasi-inovasi mereka untuk menarik pelanggan.